Skip to main content

QNET Indonesia Bagikan 10.000 Telur Dan Peralatan Sekolah di Surabaya

News   •   Dec 26, 2013 15:21 SGT

Pelaku bisnis Qnet Indonesia bersama anak panti asuhan di Jatim Expo, 23 Desemebre 2013


SIAGA-Surabaya, Salah satu contoh untuk mengembangkan sayap bisnisnya di kota metropolis kedua di Surabaya QNET Indonesia bagikan telur dan peralatn sekolah di  panti asuhan dan panti wreda di Surabaya,(24/12/2013).

Namun, jangan dipandang sebelah mata hanya dengan membagikan telur. Karena  selain menariknya telur tersebut merupakan kumpulan dari para pelaku usaha bisnis QNET ini sendiri  yang tergabung dalama bagian corporate social responsibility yang ada diseluruh indonesia.Tentunya acara tersebut adalah dalam rangka mendukung ulang tahun Amoeba Internasional, salah satu grup Independent Representative (IR) QNET Indonesia sendiri.

Menurut Bangun Simbolon General Manager QNET Indonesia secara terpisah ditemui di Hotel Bumi, Surabaya menuturkan acara ini memilih tema Program 1 IR 1 Egg 1 New Life adalah salah satu inisiatif.

“QNET Pays Forward” sebagai bukti bahwa QNET dan semua IR yang datang dari berbagai kota di Indonesia sangat peduli terhadap masyarakat dimana QNET berada,” tutur pria yang juga memiliki profesi sebagai lawyer ini.

Ditambahkan oleh Bangun bahwa, Amoeba Internasional ada salah satu grup Independent Representative (IR) QNET Indonesia. “Amoeba Internasional, salah satu grup Independent Representative (IR) QNET Indonesia, caranya memang dikemas unik dengan cara yang unik dimana setiap IR yang datang ke tempat perayaan dihimbau membawa 1 (satu) butir telur. Alhasil, program ini berhasil mendatangkan 10,000 orang lebih IR yang otomatis terkumpul sekitar 10.000 butir telur,” tandasnya.

Bangun Simbolon menjelaskan bahwa QNET Indonesia  merasa punya kewajiban untuk berbagi kepada sesama dan meningkatkan gizi masyarakat. “Jika dilihat dari 1 IR membawa 1 telur memang terkesan sedikit, tapi IR QNET Indonesia yang datang adalah 10.000-an orang jadi bisa dibayangkan berapa telur yang terkumpul,” ulasnya.

“Jumlah telur yang terkumpul jauh lebih banyak dari jumlah IR yang datang karena ada IR yang membawa lebih dari 1 telur,”tandas Bangun Simbolon.

“Semua telur yang terkumpul kami sumbangkan ke 40 panti asuhan dan panti werdha di Surabaya dan sekitarnya “ kata Bangun Simbolon,

Ditemui sesusai acara juga bersamaan di Hotel Bumi, Surabaya, Wita Dahlan, Corporate Communications Manager QNET Indonesia mengatakan bahwa aksi sosial sudah ada dalam DNA QNET sejak perusahaan didirikan. “Pada prinsipnya, yang dilakukan oleh QNET adalah bentuk terima kasih kepada Tuhan dan kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.  Telur melambangkan kehidupan baru,” tuturnya,

“Kami juga memberikan peralatan sekolah kepada panti-panti penerima sumbangan. Program ini kami harapkan dapat menjadi contoh kuat engagement pelanggan dan korporasi dalam melakukan kegiatan yang bermanfaat  bagi masyarakat” papar Wita

Menurutnya, sesuatu yang ditawarkan QNET melalui produk-produk  dan peluang bisnis yang dapat merubah hidup, bahkan meningkatkan kualitas hidup. “Kami juga memberikan peralatan sekolah kepada panti-panti penerima sumbangan. Program ini kami harapkan dapat menjadi contoh kuat engagement pelanggan dan korporasi dalam melakukan kegiatan yang bermanfaat  bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sekedar diketahui QNET adalah perusahaan penjualan langsung terkemuka di Asia dengan lebih dari lima juta pelanggan dan distributor mandiri di seluruh dunia.  Didirikan tahun 1998, produk-produk QNET dewasa ini dapat ditemukan di kebanyakan negara di seluruh dunia dan bisnis onlinenya digerakkan oleh platform eCommerce milik sendiri yang canggih.

Perusahaan yang berbasis di Asia ini menawarkan beragam produk gaya hidup dan kebugaran di berbagai belahan dunia kepada para pelanggan yang puas, sambil juga menyediakan peluang bisnis penjualan langsung melalui pemasaran jaringan yang tak berbatas.


Original Article: http://www.siaga.co/news/2013/12/25/qnet-indonesia-bagikan-10-000-telur-dan-peralatan-sekolah-di-surabaya/

Comments (0)

Add comment

Comment