Skip to main content

Fokus Pada Sektor Bisnis, Epson Terus Tumbuh di Wilayah Asia Tenggara

Siaran Pers   •   Okt 04, 2016 01:29 GMT

Pertumbuhan Epson di kawasanAsia Tenggara semakin berkembang dan untuk memperkuat fokusnya pada pasar korporasi dan industri bisnis Epson muncul sebagai perusahaan berbasis teknologi. Epson menunjukkan konsistensinya pada pertumbuhan pendapatan selama beberapa tahun sebagai bentuk ekspansi pada segmen bisnis, dengan 9% pertumbuhan di wilayah Asia Tenggara pada Tahun Fiskal 15, meliputi Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand dan Filipina, dengan tingkat pertumbuhan positif selama lebih dari lima tahun.

Epson akan terus fokus pada 4 area kunci inovasi untuk mendukung pertumbuhannya – Inkjet, Komunikasi Visual (Projector), Wearables dan Robotik. Awal tahun ini telah dicanangkan, 25 Visi Epson dengan tujuan menciptakan era penghubung baru bagi manusia, benda dan informasi secara efisien, compact dan teknologi presisi. Visi ini menyediakan arah dari teknologi bagi perusahaan dan langkah selanjutnya pada pertumbuhan Epson sebagai perusahaan teknologi di dunia.

“Warisan Epson sebagai pembuat jam merupakan inti dari keahliannya dalam membangun teknologi presisi dengan performa tinggi. Epson akan terus menerus memperluas beberapa inti teknologi untuk menciptakan inovasi terbaru yang akan memenuhi seluruh kebutuhan pada segmen yang menjadi fokus kami, untuk membawa nilai terbaru bagi para pelanggan kami melalui teknologi presisi dan cerdas, dan yang dapat mengurangi efek pada lingkungan,” ungkap Toshimitsu Tanaka, Managing Dircetor, Epson Singapore.

Inovasi Robotik

Epson merupakan pemimpin global pada robot presisi tinggi SCARA yang dipergunakan pada industri manufaktur untuk berbagai macam aplikasi.

Dengan pengembangan sensor tekanan presisi tinggi pada robot Epson saat ini, robot dapat dengan akurat dan konsisten merasakan tekanan sampai dengan 0.1 Newton. Dengan hal ini, robot Epson mampu melakukan pekerjaan rumit dan teliti, untuk pekerjaan yang membutuhkan otomasi. Terus maju, Epson membayangkan menciptakan robot yang dapat melihat, merasakan, berpikir dan bekerja seperti manusia dan bekerja bersama dan menndukung manusia dalam berbagai situasi.

Bisnis industri robot Epson menargetkan pertumbuhan hingga 150% untuk Tahun Fiskal 2016, yang didorong oleh permintaan yang cukup kuat di kawasan Asia Tenggara.

Inovasi Inkjet (Bisnis Mencetak)

Pertumbuhan printer Epson didorong oleh teknologi Micro Piezo dan printhead PrecisionCore, yang telah dilengkapi untuk kebutuhan bisnis dan printer sistim tangki tinta untuk memastikan ketahanan dan kepercayaan. Permintaan terhadap printer ink tank terus menerus diperluas dengan pertumbuhan 17% di Tahun Fiskal 2015 di Asia Tenggara.

Dengan ketersediaan printer bisnis inkjet untuk perkantoran di Asia Tenggara, Epson bertujuan untuk mendorong pertumbuhan pada segmen kantoran dan perusahaan dengan printer bisnis Replaceable Ink Pack System (RIPS). Printer RIPS mampu mencetak hingga 75.000 halaman dengan satu set pack tinta, yang menawarkan biaya cetak rendah dibandingkan dengan printer laser. Printer ini juga mengurangi penggunaan tinta dengan emisi karbon rendah jika dibandingkan dengan printer laser.

Epson juga berupaya untuk berkontribusi dengan mengurangi efek dari produk itu sendiri terhadap lingkungan. Sebagai bagian dari inisiatif ini, Epson akan mengkombinasikan printer inkjet compactdengan sistim pembuat kertas PaperLab dikantor, yang memberikan ekosistem mencetak berkelanjutan dikantor. Alat daur ulang kertas pertama di dunia1 yang menggunakan proses secara kering2, PaperLab, yang direncanakan akan diluncurkan di Jepang tahun ini, sampah ketas yang didaur ulang di kantor dapat memberikan sumber kertas bagi perkantoran, serta mengurangi kebutuhan untuk menyimpan dan mengantar dokumen ke fasilitas daur ulang.

Inovasi Inkjet ( Industri Mencetak)

Pertumbuhan Epson pada bisnis percetakan profesional terus diperluas, dengan tingkat pertumbuhan 6% untuk printer dengan format besar (Large Format Printer) pada Tahun Fiskal 2015, dan diperkirakan tumbuh sebanyak 13% pada Tahun Fiskal 2016. Teknologi printhead PrecisionCore Epson, memungkinkan mencetak pada berbagai media berbeda dari kain hingga signage dan dengan berbagai variasi tinta.

Epson akan fokus pada bisnis digital tekstil, signage dan bisnis label printing untuk mendorong pertumbuhan. Pada digital tekstil printing, Epson saat ini memiliki 85% market share untuk digital tekstil printing dye-sublimation3 di kawasan Asia Tenggara. Melalui kolaborasinya dengan Robustelli, Epson merencanakan untuk menyediakan digital tekstil printer high-end direct-to-garment roll-to-rolldi wilayah Asia Tenggara dan akan terus berlanjut dengan mengembangkan berbagai teknologi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dari berbagai segmen.

Inovasi Komunikasi Visual (Projector)

Sebagai perusahaan dengan market share terbesar didunia di 32% dan dikawasan Asia Tenggara 23%, Epson terus berkelanjutan mendominasi pasar projektor untuk bisnis 3LCD dan home projektor, dengan projektor interaktif sebagai pendorong pertumbuhannya.

Epson akan meluncurkan projektor laser dengan tingkat kecerahan tinggi(high brightness) terbaru di Asia Tenggara tahun ini, bersama dengan projektor laser 3LCD 25.000 lumens, yang akan menjadi projektor 3LCD paling cerah pertama di dunia.

Ditahun ini pula Epson akan meluncurkan Moverio BT-300 adalah kacamata cerdas binocular OLED paling terang4 dan memberikan standar bagi eyewear cerdas. Dengan berfokus pada pengembangan kacamata cerdas bagi pasar komersil dan bisnis di Asia Tenggara, Epson secara terus menerus bekerja dengan pelanggan bisnis dan penjual software independen (ISVs) untuk mengembangkan ekosistem dan menumbuhkan kesadaran akan kacamata cerdas.

BT-300 dilengkapi dengan teknologi digital display OLED (organic light emitting diode) berbasis silikon canggih, memungkinkan pengurangan pada penggunaan tenaga dan bobot, dan peningkatan waktu respon. Teknologi canggih ini juga memberikan pengalaman realitas tertambah dengan gambar berkualitas tinggi dengan kontras luar biasa, warna yang kaya dan tingkat kecerahan lebih tinggi.

Rangkaian Epson Moverio diluncurkan pertama kali pada tahun 2011 dengan BT-100, dilengkapi dengan BT-200 dan kembali pada tahun 2015 dengan Pro BT-2000.

[1]PaperLab is the first paper recycling system to use a dry process, according to Epson research conducted in November 2015.

2A small amount of water is used to maintain humidity inside the system.

3 Figures are based on IDC APeJ Large Format Printer Tracker 2015 H2. Epson’s market share is based on six countries in ASEAN - Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapore, Vietnam and Thailand.

4When compared to data available on the websites of manufacturers of competitor devices with similar features as of January 2016. Targeted weight of the Moverio BT-300 headset: 69g.

Tentang Epson

Epson sebagai pemimpin dunia untuk teknologi yang didedikasikan untuk saling menghubungkan manusia, benda dan informasi dengan teknologi yang efisien, compact dan presisi. Dengan jajaran produk dari printer inkjet dan sistem cetak digital hingga projektor 3LCD, kacamata pintar, sistem sensing perasa dan industri robot, Epson fokus untuk menggerakkan inovasi dan melampaui harapan pelanggan untuk inkjet, komunikasi visual, wearable dan robotik.

Dipimpin oleh Seiko Epson Corporation Jepang, Epson Group memiliki 69,000 pekerja di 90 perusahaan diseluruh dunia dan bangga atas kontribusi yang berkelanjutan untuk lingkungan global dan masyarakat tempat Epson beroperasi. http://global.epson.com

Tentang Epson Asia Tenggara

Sejak tahun 1982, Epson telah membangun kehadiran yang kuat di pasar utama di Asia Tenggara. Dipimpin oleh kantor pusat regional, Epson Singapore Pte Ltd., Epson Asia Tenggara meliputi jaringan yang luas dari 10 negara, dan bertanggung jawab untuk memberikan dan mendukung produk-produk digital imaging yang mutakhir kepada pasar bisnis dan konsumen melalui infrastruktur yang komprehensif meliputi 360 pusat purna jual, 10 Epson Solution Centers dan 8 pusat manufaktur. http://www.epson.com.sg.

Tentang Epson Indonesia

PT Epson Indonesia berdiri pada bulan Oktober 2000 sebagai perwakilan penjualan dan pemasaran di Indonesia. PT Epson Indonesia beroperasi di bawah kendali kantor regional Epson Singapore, Pte. Ltd. Saat ini, PT Epson Indonesia yang bertempat di Jakarta telah memiliki 22 lokasi purnajual (5 Epson Sales & Service dan 17 Epson Service Center) di 22 kota besar di Indonesia: Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Pontianak, Pekanbaru, Palembang, Samarinda, Jember, Manado, Cirebon, Purwokerto, Madiun, Bogor, Cikarang, Serang, Bali dan Banjarmasin. Dengan didukung oleh distributor-distributor yang berpengalaman dan jaringan dealer yang tersebar di seluruh kota besar di Indonesia, PT Epson Indonesia telah mampu memperluas penjualan ke seluruh pelosok Indonesia. PT. Epson Indonesia kini memasarkan produk printer SIDM (Dot Matrix), Inkjet, Laser, LFP termasuk consumablesnya, dan produk-produk lain seperti scanner, dan projektor LCD. Silakan kunjungi situs kami www.epson.co.id.

Informasi lebih lanjut :

Sdr. Nolly Dhanurendra

Head of Marcomm & Public Relations

Marketing Department

PT Epson Indonesia

(021) 5723161 ext. 1632

nolly.d@ein.epson.co.id


Sdri. Lizza Semestany

Public Relations Section

Marketing Department

PT Epson Indonesia

(021) 5723161 ext. 1041

lizza.s@ein.epson.co.id

File Lampiran

Dokumen PDF

Komentar (0)

Tambahkan komentar

Komentar

Agree With Privacy Policy